Masuk
Terus bertumbuh Selepas Ramadan!
Pelajari lebih lanjut
Masuk
Masuk
Pilih Bahasa
4:18
وليست التوبة للذين يعملون السييات حتى اذا حضر احدهم الموت قال اني تبت الان ولا الذين يموتون وهم كفار اولايك اعتدنا لهم عذابا اليما ١٨
وَلَيْسَتِ ٱلتَّوْبَةُ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ ٱلسَّيِّـَٔاتِ حَتَّىٰٓ إِذَا حَضَرَ أَحَدَهُمُ ٱلْمَوْتُ قَالَ إِنِّى تُبْتُ ٱلْـَٔـٰنَ وَلَا ٱلَّذِينَ يَمُوتُونَ وَهُمْ كُفَّارٌ ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ أَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًۭا ١٨
وَلَيۡسَتِ
التَّوۡبَةُ
لِلَّذِيۡنَ
يَعۡمَلُوۡنَ
السَّيِّاٰتِ​ ۚ
حَتّٰۤى
اِذَا
حَضَرَ
اَحَدَهُمُ
الۡمَوۡتُ
قَالَ
اِنِّىۡ
تُبۡتُ
الۡـــٰٔنَ
وَلَا
الَّذِيۡنَ
يَمُوۡتُوۡنَ
وَهُمۡ
كُفَّارٌ ​ؕ
اُولٰٓٮِٕكَ
اَعۡتَدۡنَا
لَهُمۡ
عَذَابًا
اَ لِيۡمًا‏
١٨
Dan tobat itu tidaklah (diterima Allah) dari mereka yang melakukan kejahatan hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, (barulah) dia mengatakan, "Saya benar-benar bertobat sekarang." Dan tidak (pula diterima tobat) dari orang-orang yang meninggal sedang mereka di dalam kekafiran. Bagi orang-orang itu telah Kami sediakan azab yang pedih.
Tafsir
Lapisan
Pelajaran
Refleksi
Jawaban
Qiraat
Hadits
Anda sedang membaca tafsir untuk kelompok ayat dari 4:17 hingga 4:18

Repentance does not mean simply uttering certain words like, ‘I repent’ or ‘tawbah’. It should not be mere lip service. It means the intense realization of one’s wrongdoing. If a sinner sincerely repents the error of his ways, he experiences an agonizing condition at par with self-punishment. God will surely pardon one who thus repents due to His intense fear. However, He does not accept the repentance of those who daringly and insensitively and knowingly continue to disobey and transgress, paying no heed to any warning and saying ‘I repent’ only when death is staring them in the face. Nor does the repentance of those who admit their sins only after witnessing the horrors of the Hereafter have any meaning for the Almighty. The essence of contrition is that the wrongdoer should turn to his Lord, so that the Lord also turns to him. Repentance (tawbah) is for one who commits a wrongful act under the influence of a momentary emotion or passion, but who is soon made by his conscience to realize his fault; who renounces evil ways and returns to righteousness, reforming his life according to the divine law. This shows genuine penitence. One who thus repents is like the man who, after straying away, returns to his home.

He has revealed to you ˹O Prophet˺ the Book in truth, confirming what came before it, as He revealed the Torah and the Gospel
— Dr. Mustafa Khattab, the Clear Quran
Notes placeholders
Baca, Dengarkan, Cari, dan Renungkan Al Quran

Quran.com adalah platform tepercaya yang digunakan jutaan orang di seluruh dunia untuk membaca, mencari, mendengarkan, dan merefleksikan Al-Qur'an dalam berbagai bahasa. Platform ini menyediakan terjemahan, tafsir, tilawah, terjemahan kata demi kata, dan berbagai alat untuk pembelajaran yang lebih mendalam, sehingga Al-Qur'an dapat diakses oleh semua orang.

Sebagai sebuah Sadaqah Jariyah, Quran.com berdedikasi untuk membantu orang-orang terhubung secara mendalam dengan Al-Qur'an. Didukung oleh Quran.Foundation , sebuah organisasi nirlaba 501(c)(3), Quran.com terus berkembang sebagai referensi yang sangat bernilai dan gratis untuk semua orang, Alhamdulillah.

Navigasi
Halaman Utama
Radio Qur'an
Qari
Tentang Kami
Pengembang
Pengkinian Produk
Beri Masukan
Bantuan
Menyumbang
Proyek Kami
Quran.com
Quran For Android
Quran iOS
QuranReflect.com
Quran.AI
Sunnah.com
Nuqayah.com
Legacy.Quran.com
Corpus.Quran.com
Proyek nirlaba yang dimiliki, dikelola, atau disponsori oleh Quran.Foundation
Link populer

Ayat Kursi

Surah Yasin

Surah Al Mulk

Surah Ar-Rahman

Surah Al Waqi'ah

Surah Al Kahfi

Surah Al Muzzammil

Peta situsKerahasiaanSyarat dan Ketentuan
© 2026 Quran.com. Hak Cipta Terlindungi